Transformasi Perpustakaan (Pengertian dan Paradigma Perpustakaan)
|
Semester
baru, lembaran baru, dan tidak lupa tugas baru.
Disini saya dan teman-teman akan coba memaparkan
menganai apa itu "Transformasi Perpustakaan".
Tidak terlalu mendalami karna kami hanya akan
memaparkan pengertian dari transformasi perpustakaan dari beberapa ahli dan
sedikit transformasi dari perpustakaan itu sendiri.
Tidak memperpanjang mukadimah, langsung aja deh yaa
Rusman
(2013) mengatakan bahwa pendidikan abad
ke 21 merupakan arus perubahan dimana guru dan siswa akan sama-sama memaknai
peranan penting dalam kegiatan pembelajaran. Melihat dari apa yang dikatakan
oleh Rusman bahwa dalam kegiatan pembelajaran, peranan guru bukan hanya sebagai
salah satunya sumber belajar, melainkan sebagai mediator dan fasilitator aktif.
Jadi dapat kita ambil kesimppulan bahwa pembelajaran tidak hanya didomisili oleh tenaga pendidik saja, melainkan
tenaga kependidikan lainnya juga ikut berperan aktif, seperti pustakawan yang
mengelola pustakawan dengan segudang ilmu dan informasinya.
A.
Pengertian
Transformasi Perpustakaan
Transformasi adalah perubahan yang bersifat
struktural, secara bertahap, total, dan tidak bisa dikembalikan lagi kebentuk
semula (irreversible) (Danabalan,
1999).
Perpustakaan ialah sebuah ruangan dari bagian sebuah
gedung ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan
terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk
digunakan pembaca dan bukan untuk dijual.
Pengertian transformasi perpustakaan secara
terminologi berasa dari kata transformasi dan perpustakaan. Transformasi secara
harfiah berarti “perubahan rupa (bentuk, sifat fungsi, dan sebagainya)”.
Sedangkan perpustakaan adalah suatu institusi yang didalamnya tercakup unsur
koleksi (informasi), pengolahan, penyimpanan, dan pemakai (Purwono, 2013:2).
Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa
transformasi perpustakaan merupakan tahap perubahan pada sebuah perpustakaan
yang dilakukan secara terstruktur dan bersifat permanen, yaitu perubahan nyata
dan tidak bisa dikembalikan kebentuk semula, dan pada fase ini diharapkan dapat
mengubah ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
B.
Perpustakaan
Masa Dahulu, Masa Kini, dan Modern
Perkembangan
perpustakaan secara internasional meliputi berbagai benua, yaitu afrika, Asia,
Australia, Eropa, dan Amerika. Kemudian, diikuti oleh perkembangan perpustakaan
Univertas, Perpustakaan akademi ( college library), perpustakaan
sekolah, perpustkaan khusus dan perpustakaan umum (Ensiklopedia Amerikana:
1978).
Berdasarkan
periode perkembangan perpustakaan terbagi dalam tiga kelompok, yaitu:
1.
Perpustakaan Pada Masa Silam (Masa Dahulu)
Perubahan
perpustakaan berjalan bersamaan dangan perkembangan peradaban dan budaya umat
manusia. Namun perpustakaan merupakan mata rantai sejarah umat manusia yang
dapat diitulis atau dibukukan, direkam, dan kemudian diabadikan atau disimpan
di perpustakaan. Perpustakaan dulu atau masa silam mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut:
a.
Jumlah
dan jenis perpustakaan sedikit.
b.
Jumlah
dan jenis koleksi masih terbatas.
c.
Jumlah
pemakai sedikit, umumnya terbatas pada kalangan tertentu saja.
d.
Sistem
pengolahan, penataan, pemakaiannya belum diatur seperti yang sekarang.
e.
Buku
pedoman, standar, dan rujukan untuk membentuk perpustakaan masih langka.
f.
Sarana
dan perlengkapan perpustakaan masih belum memadai.
2.
Perpustakaan Masa Kini
Perpustakaan
yang kita gunakan sekarang telah mengalami banyak perubahan dalam banyak aspek.
Dari perpustakaan akan digali, diteliti, dan dikembangkan ilmu pengetahuan dsssan tekologi, dan inovasi yang baru. Perkembangan
perpustakaan masa kini semakin maju, terutama perpustakaan pengguruan tinggi
yang dilengakapi oleh berbagai teknologi modern. Perpustakaan masa kini sudah
berkembang sesuai dangan keinginan pemustaka yang dilayani dangan serba cepat
dan tepat berbagai kebutuhan dapat terpenuhi, bila tidak maka perpustakaan akan
ditinggalkan. Pengelolaan perpustakaan juga menggunakan konsep-konsep modern.
Jadi dari
perpustakaan zaman dahulu dan masa kini telah banyak memiliki perubahan. Pada
decade sebelumnya pengadaan masih dilakukan secara konvensional dan pada saat
ini sudah dilengkapi dengan teknologi computer dan internet dan perpustakaan
zaman sekarang sudah mampu menciptakan dan membagikan informasi, inilah
perbedaan dengan perpustakaan zaman dulu yang hanya menyediakan informasi.
3.
Perpustakaan
Modern
Perkembangan teknologi telah
mempengaruhi dunia perpustakaan, sebagian perpustakaan telah bertransformasi
kedalam bentuk perpustakaan maya atau perpustakaan tanpa dinding bahkan
perpustakaan digital.[6]
Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, media dokumentasi informasi
dan pengetahuan tidak lagi menjadi monopoli media cetak seperti buku. Hal ini
disebabkan oleh penemuan media baru untuk menyimpan informasi.
Perpustakaan masa kini juga merupakan
tempat penyimpanan dan/atau akses ke map, cetak atau hasil seni lainnya,
mikrofilm, mikrofiche, tape audio, CD, LP, tape video dan DVD, dan menyediakan
fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD-ROM dan internet. Oleh karena itu
perpustakaan modern telah didefinisikan kembali sebagai tempat untuk mengakses informasi
dalam format apapun, apakah informasi itu disimpan dalam gedung perpustakaan
tersebut atau tidak. Dalam perpustakaan modern ini selain kumpulan buku tercetak,
sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital (dalam bentuk data
yang bisa diakses lewat jaringan komputer).
Perkembangan Teknologi Informasi (TI)
membawa dampak tersendiri bagi perpustakaan. Perpustakaan dituntut untuk dapat
mengikuti perkembangan teknologi informasi apabila tidak ingin ketinggalan
dalam menggapai informasi dan memberikan pelayanan yang prima terhadap
penggunanya. Perpustakaan akan memerlukan anggaran yang lebih besar untuk
memenuhi tuntutan pengembangan TI ini, staf / tenaga perpustakaan dituntut
untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang TI, dan pemakai perpustakaan juga
mau tidak mau harus dapat menyesuaikan diri dengan fasilitas TI yang ada di
perpustakaan. Sehingga ternyata apabila tidak ditangani dengan baik, perkembangan
teknologi informasi ini akan menjadi kendala tersendiri bagi perpustakaan.
C.
Pergesaran
Paragdima Perpustakaan
Perpustakaan
diera modern seperti sekarang ini bukan lagi seperti penilain mayoritas
orang-orang masa lalu. Beberapa tahun ini, dunia teks mendapat tantangan dari
temuan-temuan teknologi baru. Seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi,
perpustakaan pun dituntut untuk mampu beradabtasi dengan hal tersebut.
perpustakaan pada saat ini benar-benar dipilih sebagai salah satu pelaku
perubahan. Dikatakan demikian karena perpustakaan merupakan tempsat dimana informasi-informasi tersimpan didalamnya dan
disini pula sesungguhnya embrio intelektual diciptakan.
Manthap sangat bermanfaat
BalasHapusnice, thankyou for your complete information ^^
BalasHapustq for information (:
BalasHapussangat membantu tugas perkuliahan
BalasHapusthanks infonya min